Apresiasi Penindakan BBM Bersubsidi, DPRD Barsel Minta Pengawasan Diperketat

“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan jajaran Polres Barsel, semoga ini bisa memberikan efek jera bagi para oknum nakal yang selama ini melakukan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi”

Anggota DPRD Barsel, Putri Siti Rohmawati (foto: RBNews/dok)

BUNTOK – Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Putri Siti Rohmawati mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Resor (Polres) setempat dalam menindak terduga pelaku penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Menurut Putri Siti Rohmawati, langkah tegas tersebut penting untuk memberikan efek jera terhadap pelaku praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan jajaran Polres Barsel, semoga ini bisa memberikan efek jera bagi para oknum nakal yang selama ini melakukan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ujarnya di Buntok, ibu kota Barsel, Senin (11/5).

Dengan adanya tindakan tegas aparat penegak hukum, katanya, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga dan ketersediaan BBM di daerah.

“Kami harap tindakan tegas ini juga bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat sehingga stok BBM bersubsidi tetap terjaga dan harganya stabil,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat sebelumnya cukup resah dengan maraknya informasi kelangkaan BBM yang memicu panic buying dan antrean panjang di SPBU.

“Akibatnya stok BBM terutama di tingkat eceran menjadi langka dan harga jualnya meningkat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),” tambahnya.

Dengan kondisi tersebut, diharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stok BBM tetap aman.

Dengan pengawasan ketat Satgas BBM dan peran aktif masyarakat dalam melaporkan penyalahgunaan, diharapkan stabilitas persediaan dan harga BBM bersubsidi dapat terus terjaga. (am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polres Barsel Gagalkan Pengiriman Ilegal 400 Liter Pertalite Subsidi Tujuan Bartim

Sel Mei 12 , 2026
“Dari hasil pengungkapan, petugas menemukan 12 jerigen berisi sekitar 400 liter Pertalite subsidi yang diduga kuat disalahgunakan untuk diperjualbelikan kembali tanpa izin resmi, sehingga merugikan distribusi BBM yang seharusnya tepat sasaran"

You May Like